Ujung Jabung Harus Selesai, Fachrori : Mulai 2014 Sampai 2018 Tidak Pernah Lagi Menyapa Saya

0
285

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Pembangunan kawasan Ekonomi Pelabuhan Ujung Jabung kembali dilanjutkan. Provinsi Jambi, menegaskan akan menyelesaikan pembangunannya yang dimulai tahun ini. Dari hasil rapat bersama Badan Perencanaan Nasional (Bapenas), Pelabuhan Ujung Jabung masuk dalam agenda Nasional.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adhi Putra mengatakan, Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung terus dikerjakan oleh Pemerintah Pusat. Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunannya. Ujung Jabung disepakati bersama untuk dikembangkan sebagai pusat distribusi, karena itu  Pemprov Jambi  diminta untuk berkomitmen dan fokus terhadap percepatan penyelesaian pembebasan lahan jalan akses yang belum terselesaikan.

“Pemerintah Pusat melalui Kemenhub berkomitmen terhadap pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung sampai dapat beroperasi bersamaan dengan penyelesaian akses jalan menuju pelabuhan,”ungkap Adhi.

Kepala Bapeda Provinsi Jambi Doni Iskandar mengatakan, beberapa tahun terkahir pihaknya telah berupaya agar pembangunan Ujung Jabung didapat dilanjutkan kembali dengan menggunakan APBN. Sebab, jika pembangunannya dilakukan menggunakan ABPD Provinsi, akan terlalu membebani APBD, Hampir seluruh APBD Provinsi akan terserap ke Ujung Jabung.

Sementara disisi lain, Infrastruktur di Provinsi Jambi, belum memadai. Dan dapat dikatakan, dari 4,8 Triliun APBD Provinsi Jambi, belum mampu menangani pembangunan di Provinsi Jambi, secara menyeluruh. Makanya, pembangunan Ujung Jabung akan didorong dengan APBN.

“Tapi paling tidak mulai tahun ini projek Ujung Jabung tidak akan kita hentikan. Bahkan, saya yang jadi jaminannya. Selama saya menjabat Pejabat Tinggi Pratama di Bapeda, Pembangunan Ujung Jabung akan terus berjalan. Ujung Jabung harus selesai,”tegasnya.

Tidak jauh berbeda apa yang disampaikan Gubernur Jambi H. Fachrori Umar, dikatakan Ujung Jabung, adalah cita-cita besar yang telah digagas sejak tahun 2010 yang lalu. Namun, proses pembangunannya sempat terhenti tiga tahun terakhir, hal itu dikarenakan ada persoalan perbedaan pandangan.

“Saya dulu bersama Pak HBA (red_Hasan Basri Agus) sejak 2011 terus mengupayakan ini. Saya terus terang saja, mulai 2014 sampai 2018 tidak pernah lagi menyapa saya. Tapi tahun ini sudah kita mulai lagi,”katanya, Rabu (20/3) saat melakukan Panen Raya di Desa Simpang Datuk, Nipah Panjang.

Sementara itu, Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto sangat sepakat dengan dibangunnya Ujung Jabung sebagai sentra ekonomi Jambi kedepannya. Menurut Romi, Sumber Daya Alam (SDA), Provinsi Jambi, tidak sehebat SDA Provinsi tetangga. Makanya, Ujung Jabung lah yang
harus diselesaikan.

“Berbicara Tambang kita kalah dengan Sumsel, berbicara perkebunan sawit saya kira kita kalah dengan Pekan Baru. Jadi untuk jangka panjang, Ujung Jabung jawabannya. Harus ada yang bisa kita jual, pelabuhan,”ungkapnya.

Namun harap Romi, untuk jangka pendek Pelabuhan Muarasabak, harus dimaksimalkan. Bahkan, Romi meyakini jika Pelabuhan Murasabak sudah berjalan maksimal akan menjadi penopang berkembangnya Ujung Jabung. (Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here