Tidak Memenuhi Unsur, Dugaan Pelanggaran Tidak Dapat Ditindaklanjuti

0
109

Serumpuntimur.com, Muarasabak -Adanya dugaan pelanggaran yang diterima oleh Bawaslu Tanjab Timur beberapa waktu lalu, telah menemui titik terang. Pasalnya dugaan pelanggaran Pidana Pemilu yang dilakukan atas nama Ariandi yang diduga berkampanye ditempat ibadah, dinyatakan tidak memenuhi unsur.

Gakkumdu (Gabungan Penegak Hukum Terpadu ) Tanjab Timur melalui ketua Bawaslu Tanjab Timur Samsedi saat dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa unsur yang kita lakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran yang di lakukan saudara Ariandi caleg PAN dapil 3 ini.

Pertama pemenuhan unsur kampanye itu sendiri, kedua yang terkait pasal 280 ayat 1 Undang- Undang Pemilu tahun 2017.

“Dimana dalam pemenuhan unsur tersebut kita lakukan pemanggilan terhadap saksi saksi baik itu pihak terlapor,pihak pelapor dan pihak lain yang dapat memberikan keterangan untuk pemenuhan dugaan pelanggaran tersebut,” katanya.

Dijelaskannya, dari hasil pemanggilan dan keterangan saksi saksi yang ada dapat disimpulkan kalau saudara Ariandi hadir dalam acara tersebut karena mendapat undangan dari panitia yang bertanggung jawab terhadap terlaksananya acara tersebut.

”Kita yang tergabung dalam GAKKUMDU mendengarkan keterangan saksi kalau saudara Ariandi diundang itupun selaku Anggota DPRD Tanjab Timur yang sedang menjabat saat ini, dan didalam kegiatan tersebut yang bersangkutan tidak ada membawa atribut parpol serta atribut kampanye,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk kajian yang terdapat pada pasal 280 tersebut berdasarkan keterangan keterangan yang berhasil dihimpun baik itu dari saksi maupun pihak terkait dapat disimpulkan tidak memenuhi unsur.

”Itu berdasarkan keterangan yang kita peroleh melalui keterangan saksi dan pihak terkait. Dalam pemeriksaan tersebut kita di Gakkumdu melakukan pembahasan secara seksama agar kiranya tidak ada pihak yang dirugikan dan yang diputuskan on the track sesuai dengan regulasi yang ada,” paparnya.

Yang kedua yakni pemenuhan unsur kampanye. Dalam hal ini kita meminta keterangan ahli,apakah yang dilakukan saudara Ariandi tersebut memenuhi unsur kampanye.

”Ternyata dari keterangan ahli dalam hal Ini pihak KPU Tanjab Timur menyatakan, hal tersebut tidak memenuhi unsur kampanye karena pada dasarnya tidak dilakukan secara kumulatif, yakni visi dan misi program dan atau citra diri sesuai yang tertuang dalam UU 7 Tahun 2017 pada pasal 1 pon 35,” bebernya.

Dengan demikian dalam pembahasan tahap dua yang dilakukan Gakkumdu Tanjab timur yang terdiri dari Pihak Kepolisian,pihak kejaksaan Tinggi dan Bawaslu dinyatakan tidak memenuhi unsur.(Rst)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here