Tercatat 18 Karhutla di Tanjabtim, Baru 2 Pelaku Diamankan

0
47
Diapit polisi bersenjata lengkap, 2 Pelaku saat digelandang di Mapolres Tanjabtim (Amir/Serumpuntimur.com)

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Tanjab Timur, salah satu Kabupaten yang tingkat Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla), nya cukup tinggi. Tercatat sejak Januari hingga saat ini sudah ada 18  kejadian Karhutla. Namun, hingga saat ini baru 2 orang yang telah diamankan Polres Tanjab Timur.

Dua orang yang diamankan ini diduga pelaku pembakaran lahan di Parit V, Rt 09 Dusun II Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu 29 Juli lalu. Keduanya adalah S dan E. penahanan ini dilakukan karena berdasarkan penyelidikan, keduanya diduga kuat melakukan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan.

“Keduanya melakukan pembakaran lahan gambut. Yang terbakar sekitar 1,5 hektar.”ungkap Kapolres Tanjab Timur AKBP. Agus Desri Sandi Rabu (14/8).

Dijelaskan, Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga ikut menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 4 buah senjata tajam jenis parang, dua potong kayu bekas pembakaran, satu buah korek mancis dan satu batang bibit pinang yang ada dilokasi kebakaran.

“Kedua pelaku yang merupakan masyarakat biasa tersebut dijerat dengan pasal 56 ayat 1 junto 108 Undang undang no 39 tahun 2014 dengan ancaman 10 tahun dan Denda 10 miliar rupiah,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Tanjab Timur M Jakfar mengatakan, hingga saat ini total luasan lahan terbakar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencapai 37.98 Hektar. Jumlah ini dipastikan akan bertambah karena jumlah tersebut belum termasuk lahan yang yang saat ini masih dalam proses pemadaman di lapangan.

“37.98 hektar tersebut diketahui dari jumlah 18 titik hotspot. Dan semua kebakaran tersebut terjadi pada lahan kebun dan lahan milik masyarakat,”katanya.

Dijelaskan, dari data tersebut, lahan yang paling luas terbakar adalah di Kecamatan Mendahara Ulu. Tepatnya di Desa Mencolok seluas 20,5 hektar.(Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here