Suami Tusuk Istri Hingga Tewas

0
Bersimbah darah, Rahmah saat ditemukan tewas di kebun (Foto : Ist/Serumpuntimur.com)

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Keberangkatan Rahmah (35), ke kebun mendampingi suamianya menjadi malapetaka, berujung maut. Rahma tewas bersimbah darah dikebun, tepatnya di Parit 6 di RT 14 Dusun Cendrawasih, Desa Simbur Naik, Kecamatan Sabak Timur. Kuat dugaan Ibu dua anak ini tewas dibunuh oleh suaminya sendiri Hamsah (37).

Rahmah ditemukan warga tergeletak dengan menggekan baju kaos berwarna biru dan celana treaning  hitam. Disekujur tubuhnya bersimbah darah dengan luka tusuk dibagian dada.

Sontak saja kejadian ini menghebohkan warga. Sebab, keduanya terlihat tidak ada masalah saat pergi kekebun berboncengan dengan mengendarai sepeda motor. Keduanya diketahui ke kebun sekitar pukul 08.00. sementara Rahmah diketahui tewas pada sekitar pukul 10.00, setelah ditemukan warga.

Keberangkatan keduanya secara bersama kekebun menguatkan dugaan jika pelaku yang membunuhnya Rahmah adalah suaminya. Apalagi, hingga berita ini diterbitkan, Hamsah belum ditemukan. Kuat dugaan melarikan diri setelah membunuh istrinya.

Faisal Kepala Desa Simbur Naik mengatakan, suami korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa kambuhan. Hanya saja, selama ini saat penyakitnya kambuh tidak pernah terlihat melakukan tindakan yang membahayakan orang lain.

Makanya, warga yang telah mengetahui kondisi Hamsah tersebut sudah diderita pelaku sejak lama, tidak menduga tega menghabisi nyawa istrinya sendiri.”Kalau dari cerita warga memang suaminya sedikit mengalami gangguan kejiwaan, namun kumat-kumatan,” jelasnya.

Dikatakannya pula, untuk keseharian korban maupun pelaku dikenal baik dan membaur dengan masyarakat. Dalam kesehariannya keduanya selalu bersama baik ketika bekerja ke kebun maupun beraktifitas lainnya.

Tidak jauh berbeda apa yang disebutkan Rahman, tetangga korban. Dikatakan, keseharainnya pasangan ini cukup baik. Hanya saja, Hamsah memang memiliki penyakit gangguan kejiwaan yang kabuhan. Namun selama ini, jika penyakitnya kambuh tidak pernah menyakiti orang lain.

“Biasanya kalau kambuh cuman ngoceh-ngoceh sendiri, kadang ngaji atau teriak-teriak,”tambahnya.

Camat Muara Sabak Timur, Zulfaisal membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, pembunuhan tersebut baru diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Untuk kronologis lengkapnya Camat mengaku belum mengetahui.

“Sebab, pada saat kejadian di TKP hanya ada suaminya dan korban. Jadi tidak ada yang melihat bagaimana kejadiannya. Namun korban sudah dirumah duka,”kata Camat.

Sementara itu Kapolres Tanjabtim AKBP Agus Desri Sandi membenarkan telah terjadi pembunuhan di wilayah Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur. Saat ini anggota Polsek Muara Sabak Timur dan tim Reskrim Polres Tanjabtim tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dugaan sementara Pelaku kabur ke Daerah Sungai Raya, Kecamatan Nipah Panjang.”Saat ini masih proses pengejaran. Tim kita masih dilapangan,”katanya.(Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here