Setelah Cetak Kartu, Ujian CPNS Tanjabtim Dijadwalkan Bulan Depan

0

Muarasabak, Terkait tahapan penerimaan CPNS di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), saat ini setelah selesainya tahapan pencetakan kartu ujian, kini para CPNS akan bersiap untuk menjalani ujian SKD.

Angga Hari, selaku Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Tanjabtim mengatakan, untuk Kabupaten Tanjabtim dijadwalkan untuk pelaksanaan ujiannya di bulan depan atau di tanggal 26-28 Februari. Selasa (21/01/2020) mendatang.

“Informasi sementara ujian SKD akan dilaksanakan pada tanggal 26-28 Februari 2020. Karena pelaksanaan SKD secara Nasional itu dimulai sejak tanggal 27 Januari – 28 Februari,” jelas Angga.

Selanjutnya Angga juga mengatakan, untuk beberapa Kabupaten di wilayah Provinsi Jambi masih menunggu hasil proses tender untuk penentuan lokasi ujian SKD tersebut.

“Mudah-mudahan di awal Februari nanti kita sudah mengetahui lokasi tempatnya dimana, yang jelas di kota Jambi hanya saja lokasi pastinya belum tahu,” ujarnya.

Rencana awal, ujian ini akan dilakukan di hotel BW. Namun pihaknya masih belum memastikan, sebab masih menunggu proses tender. Kemungkinan sudah diketahui pada tanggal 10 Februari.

Dikatakannya pula, dalam tender tersebut meliputi terkait tempat, jaringan, vc, dan prasarana lainnya. Namun pada tahun ini beda dengan tahun kemarin yang dianggarkan oleh BKN namun tahun ini dibebankan ke Daerah.

Lanjutnya, untuk jumlah keseluruhan peserta CPNS Tanjabtim yang mengikuti ujian SKD jumlahnya mencapai 3.702 orang peserta. Terkait pengumuman syarat apa saja yang harus dilengkapi saat ujian pihaknya akan memberikan informasi melalui situs setelah lokasi sudah ditentukan.

Dalam satu sesi diikuti 600 peserta, dalam satu sesi peserta diberikan waktu 90 menit untuk menyelesaikan soal. Untuk total peserta keseluruhan skala Provinsi jumlahnya mencapai 43.000 an peserta.

“Memang kalo dilihat dari total jumlah tadi Tanjabtim merupakan kuota terbanyak dalam seleksi kali ini, karena memang di beberapa Kabupaten bahkan Provinsi tidak membuka formasi,” pungkasnya. (Hipni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here