Sabu Jaringan Lapas Tungkal Sasar Pelajar dan Pegawai

0
195

Serumpuntimur.com,Murasabak – Peredaran Narkoba dikalangan pegawai dan pelajar di Tanjab Barat, diduga berasal dari jaringan Lembaga Pemasyarakatan Kuala Tungkal. Dugaan ini dikutakan setelah BNNK Tanjab Timur, melakukan pengembangan terhadap Rivo Setiawan Honorer DPRD Tanjab Timur dan Saiful Anwar honorer salah satu Sekolah Dasar di Kuala Tungkal.

“Setelah kita kembangkan keduanya mengaku mendapatkan Barang Bukti dari Lapas Kuala Tungkal. Makanya, ini sedang kita dalami,”ungkap AKBP. Cecep Subaryat Kepala BNNK Tanjab Timur- Tanjab Barat, Jumat (12/4).

Cecep menjelaskan, dari kedua honorer yang diamankan Kamis (4/4) lalu diketahui jika Rivo adalah pengedar sabu dikawasan Kula Tungkal. Sementara Saiful hanya sebatas pemakai. Hal itu juga dibuktikan dengan barang bukti dari keduanya. Dari tangan Rivo BNNK mendapatkan 17  paket sedang, 3 paket kecil dan setengah butir pil esktasi. Sementara 2 buah pelastik kecil berisikan sabu dan alat hisap.

“Berdasarkan saudara Rivo, dirinya menjual sabu kepada sesama temannya, warga tungkal da nada juga ke Pelajar,”jelasnya.

Lebih lanjut Cecep menjelaskan, selain laporan dari masyarakat, Rivo berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan tes urine yang dilakukan terhadap ASN dan Honorer di Tanjab Barat. Dari assessment yang dilakukan kepada pegawai yang positif mengaku mendapat barang haram tersebut dari Rivo.

Rivo dan Saiful ditangkap pada ditempat berbeda di Kecamatan Betara dan Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Kamis (4/4) lalu. Penangkapan terhadap Saiful di seputaran Parit Tomo, Kecamatan sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti dari tangan Saiful berupa 0,5 gram yang diduga narkotika jenis sabu-sabu beserta bong alat konsumsi sabu.

Setelah penangkapan itu, Tim BNNK selanjutnya melakukan pengembangan ke Kuala Tungkal pada hari yang sama. Dalam pengembangan tersebut, petugas menangkap Rivo, warga Kelapa Gading, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir. Rivo diamankan dirumahnya tanpa perlawanan kepada petugas.

“Dari tangan Rivo, kami menyita 5,5 gram sabu dan ekstasi 0,274 gram,” jelasnya lagi.

Cecep menjelaskan, kedua tersangka berstatus pegawai honorer di Tanjab Barat. Penangkapan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil pengembangan dari tes urine pegawai yang dilakukan Pemkab Tanjab Barat beberapa waktu lalu. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan.(Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here