Rekontruksi Pembunuhan Mama Muda, Sebelum Ditikam Korban Dikangkangi Pelaku

0
103
Pelaku saat melakukan penikaman ke leher korban

Serumpuntimur.com, Muarasabak – Untuk memperkuat proses penyidikan, Jajaran Polsek Kuala Jambi melakukan rekontruksi pembunuhan Siska Ayutia (28), Kamis (30/8). Siska yang merupakan ibu muda berparas cantik di Kecamatan Kuala Jambi, tewas bersimbah darah di atas kasur kamarnya, Selasa (10/7) lalu setelah dibunuh oleh Ahmad Ridwan alias Edo.

Cukup banyak fakta baru terungkap saat rekontruksi. Dari 30 adegan yang direncanakan berkembang menjadi 55 adegan. banyaknya penambahan adegan itu dikarenakan Pelaku terlihat cukup santai dan dingin dalam melaksanakan aksi pembunuhan sadisnya. Bahkan, sebelum melakukan pembunuhan ternyata pelaku sempat minum kopi bersama suami korban dan temanya dirumah korban sebelum suaminya berangkat ke laut.

Selain itu, Pelaku yang berniat mencuri Handphone, setelah masuk ke rumah Korban melalui jendela bukannya langsung mengambil Handphone yang ada di samping korban. Korban sempat membuka pintu dapur rumah korban. Tujuannya agar korban mudah melarikan diri nantinya.

Setelah itu, korban baru mendekati handphone korban yang dicarger disamping korban. dan pada saat pelaku berusaha mengambil handphone itu, keseimbangan berdirinya hilang dan ingin terjatuh. Makanya kaki kiri pelaku melangkahi tubuh korban. Sehingga posisi pelaku  mengangkangi tubuh korban.

Saat itu juga, Korban terbangun karena kasus yang digunakannya terinjak pelaku. Saat terbangun itu, Korban sempat bertanya “siapa kamu dan meminta tolong”seraya memegang tangan pelaku yang sudah berada diatasnya. Karena panik tepatnya pada adegan ke 14 Pelaku langsung mencabut badiknya dan menikamkan kebagian kiri leher korban dan pisau itu menancap dileher korban.

Pelaku kemudian memegang rambut korban dan membalikannya kebantal agar korban tidak melakukan perlawanan. Pelaku baru melepaskan tangganya setelah korban dilihatnya tidak bergerak lagi. Tapi setelah beberapa saat Korban masih kuasa berbalik dan langsung duduk berupaya melakukan perlawanan dengan kondisi pisau menancap dilehernya.

Melihat itu, Pelaku langsung memegang kembali ulu badik yang masih menancap dan menekannya hingga tembus dibagian kanan leher korban. dan pada saat bersamaan pelaku melihat salah satu anak korban gelisah dan hendak bangun. melihat itu, baru pelaku mencabut badiknya dan berjalan menuju jendela untuk kabur.

Tidak berhenti disitu, pelaku yang melihat korban mendekatinya ke araha jendela kembali melempar leher korban menggunakan badiknya. Sehingga, selain tusukan dibagian leher korban juga mengalami luka lainnya karena lembaparan pelaku saat hendak melarikan diri.

Kapolsek Kuala Jambi, Ipda Mulyono yang memimpin jalannya rekontruksi mengatakan, dalam rekontruksi ini korban terlihat mulai dihabisi sejak adegan ke 14 hingga adegan ke 20. pada rekontruksi itu terlihat jelas bagaimana korban dihabisi oleh pelaku.”Makanya atas perbutannya itu Pelaku disangkakan pasal 338 Jo 365 ayat 3 dengan ancaman penjara seumur hidup,”tegasnya.

Sementara itu, Anang Suami Korban yang dihadirkan jadi sanksi hanya bisa terdiam melihat setiap adegan bagaiamana istrinya dibunuh oleh orang yang diberinya minum kopi sebelum kejadian.”Siapa yang menyangka, soalnya kan kita yang kasih makan masa tega melakukannya. Makanya saya berharap dihukum setimpal. hukuman mati be,”ungkapnya dengan muka sedih dan mata berkaca-kaca.

Untuk diketahui, setelah rekontruksi, Andre keluarga korban yang juga dihadirkan sebagai sanksi sempat menghujamkan tinjuan kepada pelaku. Untungnya aksinya itu langsung lerai oelah polisi yang menjaga jalannya rekontruksi. Memang rekontruksi dilakukan bukan ditempat kejadian perkara. Rekontruksi dilakukan di kilometer 6 Keluarahan Rano, Kecamatan Sabak Barat.”Rekon ini sengaj tidak kita lakukan di Kuala Jambi, Kampung Laut karena paktor keamanan,”kata Kapolsek Kuala Jambi. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here