Pondok Pesantren Man Ba’ul Hikmah Nipah Panjang Belum Menikmati Air Bersih

0

Muarasabak, Pondok Pesantren Man Ba’ul Hikmah yang berada di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Nipah Panjang yang berdiri sejak tahun 2010 lalu, membutuhkan sumber air bersih yang layak untuk dikonsumsi. Dimana saat ini, kebutuhan air tersebut belum bisa dinikmati sejak berdirinya Pondok Pesantren.

Seperti yang dikatakan oleh Poniran, selaku Pjs Kades Bunga Tanjung beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa, pihaknya sudah mengajukan proposal untuk meminta bantuan ke pihak BWSS VI Provinsi Jambi yang berdasarkan permintaan dan kebutuhan Pondok Pesantren dengan melampirkan bukti hibah tanah dari pengurus Pondok Pesantren. Ia sangat berharap, agar proposal itu dapat ditanggapi dan segera direalisasikan.

“Karena kebutuhan akan air bersih bagi para Santri dan Santriwati merupakan hal sangat dibutuhkan. Kami berharap agar bisa direalisasikan,” pinta Poniran.

Sementara itu, Muhammad Agus Salim, selaku Pengurus sekaligus pendiri Pondok Pesantren Man Ba’ul Hikmah menjelaskan, bahwa Pondok Pesantren yang ia pimpin berdiri tersebut, memiliki jumlah Santri dan Santriwati sekitar 150 orang yang berasal dari warga setempat maupun luar daerah.

“Dari jumlah Santri dan Santriwati itu, ada juga yang berasal dari Kota Palembang, Sengeti dan Merlung. Sedangkan yang nginap di asrama, ada sekitar 30 orang,” jalasnya.

Kemudian juga ia menerangkan, kalau saat ini air bersih yang ada di Pondok Pesantren bisa dikatakan tidak layak. Karena disamping tidak bersih, juga terkadang terasa asin.

“Karena itulah kami mengajukan proposal pada tahun tahun 2019 lalu ke pihak BWSS VI Provinsi Jambi yang diketahui pihak Desa dengan melampirkan bukti hibah tanah milik Pondok Pesantren. Harapannya, demi keberlangsungan dan kemaslahatan para Para Santri dan Santriwati,” terangnya. (sgt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here