PHTT Dijadikan Peserta BPJS Kenaga Ketenagakerjaan, Ini Untungnya…

0
27
Foto Net

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Seluruh Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT), lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), didaftarkan ke Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Langkah itu wujud pemberian hak perlindungan kepada pekerja.

Staf Ahli Ekonomi dan Pemerintahan Setda Tanjabtim, Irwanto mengatakan, bahwa PHTT perlu diberikan perlindungan dan kesejahteraan, sehingga perlu adanya jaminan sosial. Maka dari itu, seluruh PHTT didaftarkan kedalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Seluruh Kepala OPD dianjurkan untuk mengikutsertakan PHTT nya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,”tegasnya.

Sementara itu, Pjs Kepala Kantor Cabang Perintis (KKCP) BPJS Ketenagakerjaan Tanjabbar-Tanjabtim, Awaludin Al Faqih mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanjabtim yang sudah mendaftarkan seluruh pegawai Honorernya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

PHTT ini nantinya akan mendapatkan program manfaat dari BPJS ketenagakerjaan, yaitu program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan kematian. Sehingga, jika ada Honorer yang mengalami kecelakaan kerja, maka untuk biaya rumah sakit akan ditangung oleh BPJS secara unlimited.

Dijelaskan, jika peserta BPJS Ketenagakerjaan itu mengalami kecelakaan kerja hingga menyebabkan meningal dunia, maka peserta ini akan mendapatkan 48 kali gaji. Namun bila peserta itu hanya meninggal biasa, akan mendapatkan sebesar Rp 24 juta.

“Dengan didaftarkannya tenaga PHTT tersebut, OPD tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran santunan dan bantuan sukarelawan,”jelasnya.

Untuk dapat memberikan perlindungan prima bagi pekerja, Awaludin berharap tidak hanya OPD dan Honorer saja, Guru, PNS dan perangkat kecamatan juga kiranya dapat diikutsertakan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebab kedepannya, pihaknya berencana akan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, dengan menambah program jaminan hari tua.

“Harapan kita juga lebih kepada pekerja masyarakat Mandiri, seperti Nelayan, pedagang maupun tukang ojek menjadi peserta. Karena mereka mempunyai hak yang sama dengan PNS maupun PHTT,”jelasnya lagi.

Awaludin optimis seluruh masyarakat yang berada di Provinsi Jambi umumnya, terkhusus di Kabupaten Tanjabtim ini bisa terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Maka dari itu, pihaknya sudah mewacanakan unit pelayanan bantuan bagi peserta di Tanjabtim. Yang mana, pelayanan bantuan itu nantinya akan menjalin kerjasama dengan pihak Bank BNI yang terdapat di Tanjabtim.(Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here