Perceraian di Tanjabtim Turun 23 Persen

0
19
Foto net

Serumpuntimur.com, Muarasabak – Jika dibandingkan tahun lalu, angka perceraian di Tanjab Timur menurun 23 persen. Pada tahun 2017 angka perceraian di Tanjabtim sebanyak 341 perceraian, sementara ditahun 2018 ini hanya sebanyak 260 tingkat perceraian.

“angka ini turun sebanyak 81 angka perceraian atau berkisaran 23 persen penurunannya,” ungkap Mukhlasin Panitra Muda Hukum, Pengadilan Agama Tanjab Timur.

Dirinya berharap agar tren penurunan angka perceraian di Tanjab Timur terus bertahan. Makanya, pihaknya berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keharmonisan dalam berumah tangga.

Dijelaskan, jika melihat data yang masuk rata-rata angka perceraian terjadi berkisarn umur 35-45 tahun. Itu artinya, tidak sedikit mereka yang melakukan perceraian adalah orang yang telah cukup lama membina rumah tangga.

Jika dilihat alasan perceraian sendiri, kebanyakan alasan perceraian disebabkan perekonomian dalam rumah tangga. Disamping itu, kehadiran orang ketiga juga menjadi pemicu terjadi perceraian.

“Kami erharap agar keluarga di tanjab timur menjga keharmonisan dalam berumah tangga dengan cara menjalin komunikasi yang baik dengan sesama pasangan” harapnya. (Rst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here