Peninggalan Dinasti Song, Ratusan Benda Kuno Tersimpan di Desa Air Hitam Laut

0
87
Salah satu Guci di Musium Mini Desa Air Hitam Laut

Serumpuntimur.com, Muarasabak – Ratusan benda kuno masih tersimpan di Desa Air Hitam Laut hingga saat ini. Selain disimpan di Musium Mini yang dibuat KH As’ad Arsyad, Tokoh Masyarakat Air Hitam Laut yang juga pengasuh pimpinan Pondok Pesantren Wali Peetu, ratusan benda kuno tersimpan di rumah warga dengan berbagai jenis.

Benda Kuno itu memiliki nilai sejarah dan berhubungan dengan jejak sejarah masa lampau khususnya di Provinsi Jambi. Selain Guci kuno di Musium Mini tersebut juga terdapat cawan keramik kuno peninggalan sejarah pada tahun 900an atau Dinasti Song.

Selain itu, juga ada barang antik seperti mortir yang diduga peninggalan sejarah perang dunia kedua. Berbagai jenis parang dan keris serta tapak kuda.

KH. As’ad Arsyad mengatakan, jumlah benda kuno yang disimpan di Musium Mini Air Hitam Laut, tidak begitu banyak. Masih ada ratusan benda kuno yang memiliki nilai sejarah tersimpan di rumah warga.

Mayoritas warga Desa Air Hitam Laut menyimpan benda kuno. Masyarakat memilih menyimpan sendiri dengan alasan keamanan dan menjaga barang tersebut tetap baik dan terawat.

“Jadi saya pernah coba kumpulkan dari rumah warga. Tapi barus tiga rumah yang saya datangi jumlahnya sudah ratusan. Makanya, demi keamanan benda kuno itu tidak semuanya dibawa ke Musium kita,”ungkapnya.

Saat ditanya adanya benda kuno yang dijual ke kolektor gelap, KH. Arsyad tidak menapiknya. Dikatakan, alasan dibuatnya musium mini di Desa Air Hitam Laut secara swadaya demi untuk melindungi benda kuno agar tidak terjual.

Benda Kuno yang ada, banyak ditemukan warga dengan cara tidak sengaja. Barang tersebut ditemukan warga saat pergi ke Laut masuk dalam jaring ikan.

“Ada juga warga yang menemukannya disekitar saat pekerangan rumah saat menggali pondasi rumah,”katanya. (Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here