Penerimaan PNS, Tanjab Barat Akan Berlakukan Syarat Tambahan

0
188

Serumpuntimur.com,Kuala Tungkal – Setelah Menpan RB mengumumkan adanya penerimaan Formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), secara Nasional dan Tanjab Barat mendapat jatah 197 Formasi, Pemda Tanjab Barat langsung mengambil langkah terkai penerimaan tersebut.

Penda Tanjab Barat akan membuat syarat tambahan selain persyaratan umum yang telah di tetapkan secara nasional. Syarat tambahan ini akan diajukan ke Mempan RB, dalam waktu dekat.

“Kita (Pemkab Tanjab Barat), akan mengajukan persyaratan tambahan yakni calon peserta tes harus tercatat sebagai penduduk yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tanjung Jabung Barat,”ungkap Ambo Tuo, Sekda Tanjab Barat Senin (10/9), sebagaimana dikutip dari Laman Resmi Humas Pemda Tanjab Barat.

Ambo Tuo menjelaskan, pengajuan persyaratan tambahn tersebut bukan tanpa sebab. Menurut pria yang pernah menjabat Kepala BPKSDM Provinsi Jambi ini berdasarkan pengalaman, jika tes diselenggarakan secara terbuka atau umum, sebagian besar peserta yang lulus hampir di pastikan bukan berasal dari Tanjung Jabung Barat.

Sebab, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Tanjung Jabung Barat tidak sama dan belum mampu bersaing dengan peserta terutama yang berasal dari kota besar yang ada di seluruh wilayah indonesia.

“Makanya kita akan minta syarat tambahan, harus memiliki KTP Tanjabbar. Agar benar-benar nanti yang mengisi formasi adalah putra daerah kita sendiri,”jelasnya.

Disamping itu, hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko ASN yang berasal dari luar daerah, mengajukan pindah. Selama ini cukup banyak ASN yang mengajukan pibdah meski baru beberapa tahun mengabdi l.

“Nah, inikan akan merugikan daerah kita karena formasi yang di tinggalkan mereka akan kosong. Intinya, saya ingin yang nantinya diterima benar-benar betah bekerja dan mengabdi di Tanjung Jabung Barat ini”lanjutnya lagi.

Untuk diketahui, formasi yang di tetapkan oleh Kemenpan RB RI untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat berjumlah 197 orang. Komposisinya 83 Formasi untuk guru, 81 Formasi untuk Tenaga Kesehatan serta 33 orang untuk formasi Tenaga Teknis. Kesemua formasi itu akan di usulkan kembali oleh pemkab paling lambat tanggal 14 september 2018 mendatang. (Hms/Rst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here