Menggugat Atau Digugat Tanjabtim Selalu Kalah

0
54
Idris Kabag Hukum Setda Tanjab Timur

Serumpuntimur.com, Muarasabak – Sepertinya Perlu ada evaluasi terhadap kuasa hukum Pemda Tanjab Timur. Alasannya, setiap ada gugatan ataupun menggugat Tanjab Timur selalu kalah. Tercatat sudah tiga kali Tanjabtim kalah saat masuk dalam persidangan.

Akibatnya, Pemda Tanjab Timur harus bekerja ekstra untuk mengambil kebijakan agar hal yang disengketakan tidak berdampak buruk bagi Pemda Tanjabtim. Ketiga gugtan yang berujung kekalahan adalah persoalan Jembatan Muarasabak yang ditabrak tug boat, pemberian izin lokasi tanah pembanguan Pabrik Kalapa Sawit, PT. Muara Jambi Sawit Lestari (MJSL), dan tanah SMP 7 Tanjab Timur.

Persoalan Jembatan Muarasabak, Pemda Tanjab Timur dinyatakan kalah saat menuntut ganti rugi kepada PT. Sumber Cipta Moda perusahan tug boat yang menabrak Jembatan Muarasabak di Pengadilan Negri Batam. Terkait hal ini mengajukan banding dan Pemkab Tanjabtim masih menunggu tahapan sidang di Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Salah satunya jawaban atau release pihak tergugat, terkait proses banding yang diajukan Pemkab Tanjabtim.

Begitu juga dengan persoalan izin lokasi PT. MJSL, Abun Yani menggugat Pemda Tanjab Timur, di PTUN Jambi, terkait Surat Keputusan Bupati Tanjab Timur nomor 189 tahun 2015 tentang pemberian izin pendirian pengelolaan PKS tertanggal 25 Februari 2015, terkait izin pendirian PKS. PT. MJSL, diatas lahan milik Abun Yani di Desa Lagan Ulu, Kecamatan Geragai. dan hasilnya Pemda Tanjabtim kalah.

Karena kalah Pemda Tanjantim melakukan Banding. Sayangnya, Pemda Tanjab Timur kembali kalah ditingkat banding pada PT. TUN Medan. Pemda Tanjab Timur menegaskan akan melakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung (MA).“Iya kita sudah menerima putusan PT TUN Medan, putusannya menguatkan putusan PTUN Jambi, dan kita akan lakukan kasasi,”tegas Kabag Hukum Setda Tanjab Timur, Idris.

Tidak ada bedanya dengan persoalan tanah SMP 7 yang juga sampai ke meja persidangan, karena digugat warga atas kepemilikan tanah tersebut. Malahan, persoalan ini telah sampai ditingkat kasasi dan Pemda Tanjab Timur juga kalah.
Agar tidak berdampak dan karena proses hukum telah habis, saat ini Pemda Tanjab Timur mencoba melakuian loby kepada pemilik tanah SMP 7, yang diakui secara hukum. “ iya kasasinya sudah keluar dan kalah. Kita saat ini coba melakukan loby,”ungkap Idris.
Terkait sering kalahnya Pemda Tanjab Timur saat masuk ke meja persidangan. Idris tidak berkomentar banyak. Dikatakan, pihaknya telah melalui proses hukum yang ada.“Yang jelas proses hukumkan seperti itu, dan kita tidak dapat mengintervensi itu,” katanya. (Rst)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here