Masyarakat Nipah Panjang Keluhkan Bau Busuk Dijalan Ancol

0

Muarasabak, Terkait postingan di laman akun Facebook milik Ak Achmad yang mengeluhkan tentang bau busuk di jalan Ancol Kecamatan Nipah Panjang mendapatkan tanggapan dari pihak Pemerintah setempat. Dan dalam waktu dekat ini, pihak Kelurahan dan Kecamatan akan melakukan pertemuan secara persuasif.

Dalam postingan di laman akun Facebook milik Ak Achmad menuliskan, Beginilah keadaan Ancol np.panjang.jadi tempat penjemuran dan pengelolaan ikan asin..masyarakat di sekitarnya sudah resah dg bauk yg tidak bersahabat.apa lagi di sekitar penjemuran ada rumah makan ….kiranya dapat mengambil tindakan dari pemerintah setempat..apakah jalan Ancol ini di bangun untuk dijadikan tempat penjemuran ikan asin.??????…sedangkan yg bersangkutan mempunyai bangsal….di pulau harapan…..karena yg bersangkutan sudah pernah di berikan arahan.dn larangan.tetapi.yg bersangkutan..tidak mematuhinya..

Terkait posting ini, beberapa komentar menanggapinya, ada dari masyarakat bahkan ada dari anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Tanjab Timur – Tanjab Barat.

Sementara itu, dalam pantauan dilokasi, Minggu (9/2) siang, terlihat ada orang menjemur ikan asin dijalan Ancol dan memang benar ada bau dari ikan yang menyengat di hidung saat melintas.

Bahkan, hal inipun dibenarkan oleh pemilik Warung Kopi Sehati. Pemilik Warung juga mengeluhkan bau ikan asin yang dijemur di badan jalan tersebut. “Sejak adanya orang jemur ikan asin disini (Ancol), menimbulkan bau pahit kayak buntang. Apalagi kalau pagi hari dari jam 07.00 wib sampai jam 09.00 wib, baunya menyengat di hidung. sampai sampai orang mau sarapan pagi tidak jadi. Tapi kalau siang baunya hilang,” keluhnya.

“yang jelas kalau pagi hari bauk dari ikan asin tersebut sangat menggangu pernapasan kita. Kadang ado orang mau sarapan di warung kami dak jadi karena bauk tadi. Selerah makan langsung hilang,” ujarnya saat dikonfimasi media ini, Minggu (9/2).

Ia berharap, agar pihak Pemerintahan setempat dapat menertibkan dan membersihkan jalan Ancol dari penjemuran ikan asin. Karena selain bau, juga menggangu aktivitas pengguna jalan dan dapat merusak pemandangan.

Menanggapi hal ini, Lurah Nipah Panjang ll Rafdinal mengatakan bahwa, pihaknya akan mengadakan secara persuasif terlebih dahulu dengan pemilik ikan tersebut. “Secepat mungkin akan saya lakukan. Yang jelas melalui RT dulu, kalau tidak diindahkan baru saya turun,” ujar Lurah menanggapi.

Selain Lurah, Camat Nipah Panjang Helmi Agustinus juga menanggapi, dan hal ini akan dikoordinasikan terlebih dahulu bersama pihak Kelurahan, Pol PP, TNI dan Kepolisian.

“Biar sama-sama, jangan sampai ada salah pemahaman nantinya. Akan kita adakan pendekatan terlebih dahulu pada yang punya usaha. Biar badan jalan bisa difungsikan untuk pengguna jalan. Insya Allah minggu depan kita laksanakan,” pungkas Camat melalu Via telepon. (sgt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here