Ka. Kanwil BPN Serahkan Sertifikat ke Pemda Tanjabtim

0
47
Beni Hermawan Ka. Kanwil BPN Provinsi Jambi saat menyerahkan serifikat kepada Bupati Romi Hariyanto

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Selain mengejar program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan kategori bidang keditribusian tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN), Tanjab Timur, juga mengejar penyelesaian sertifikat aset Daerah dan Negara. Karena memang saat ini masih banyak aset tanah milik Pemda belum bersertifikat.

Setiap tahun, BPN selalu menyelesaikan sertifikat tanah Pemda atau Negara secara bertahap. Diantaranya penerbitan sertifikat Kawasan Kota Mandiri Terpadu, Geragai dan sertifikat tanah Kantor Kementrian Agama Tanjab Timur, Kejaksaan Negri dan Sertifikat tanah Pengadilan Negri Tanjab Timur.

Penyerahan sertifikat ini diserahkan langsung oleh Beni Hermawan Ka. Kanwil BPN Provinsi Jambi kepada Bupati, Kajari, Kakan Kemenag dan Ketua Pengadilan Negri Tanjab Timur. Penyerahan ini dilakukan setelah Upacata HUT RI ke 74, Sabtu (17/8), di halaman Kantor Bupati.

Beni Hermawan mengatakan, memang selain mengejar program sertifikat kepada masyarakat, BPN juga konsen menyelesaikan aset Daerah dan Negara. Tujuannya, agar tidak ada lagi persoalan pertanahan. Sebab, dengan diterbitkannya sertifikat itu artinya aset itu telah clean dan clear.

“Seperti di Tanjab Timur, masih ada yang dalam proses. Kita akan selesaikan itu. Kita berharap kedepan semua Aset Pemda telah bersertifikat. Begitu juga dengan masyarakat. Target PTSL tentu akan kita kejar,”ungkapnya.

Dilain sisi Kepala BPN Tanjab Timur mengatakan, untuk PTSL sendiri Tanjab Timur memiliki target yang cukup berat, 7000 sertifikat. Sayangnya, program ini kurang didukung oleh Pemerintah Desa dan masyarakat. Sehingga, target kerja sedikit terkendala.

” Kami berharap peran aktif kades dan lurah dan masyarakat. Karena selama ini dukungan kurang dilapangan,”tegasnya.

Dijelaskan, memang apa yang telah ditargetkan tahun ini dapat selesai. Namun tanpa dukungan target itu akan sulit terealisasi. Apalagi seberannya cukup luas, lebih dari 10 Desa. Apalagi tahun depan target akan bertambah, kemungkinan ada diangka 10.000 sertifikat.

“Tantangannya makin berat. Makanya dukungan kembali dibutuhkan dalam hal ini. Ini kerja tidak bisa main-main lagi,”katanya.(Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here