Jembatan Penghubung Di Kecamatan Dendang Memprihatinkan

0
132

Muarasabak – Jembatan penghubung RT.16 dan RT.17 RW.03, Kelurahan Rantau Indah, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengalami kerusakan. Kondisi ini, memicu kekhawatiran warga, karena ditakutkan akan ambruk ketika ada yang melintas.

Dan dalam pantauan dilapangan di hari Minggu (8/9) siang, jembatan tersebut memang sangat memprihatinkan. Selain lantai sudah banyak yang hilang tongkat, juga terlihat sudah miring. Bahkan lantai dan gelegar sudah banyak yang patah dan bergoyang.

Menurut Ketua RT.17 RW.03 Herman Prayono mengatakan, sejak dibangunnya jembatan yang berukuran 20 x 2 meter tersebut, belum ada perhatian dari pihak Pemerintah. Dan jembatan tersebut dibangun dengan swadaya masyarakat.

“Kondisi ini memang sengaja kami biarkan. Masalahnya mau narik swadaya masyarakat sudah tidak sanggup lagi. Masak setiap tiga bulan sekali swadaya masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, pada saat di Musrenbang sudah sering diusulkan, namun hingga kini belum pernah direalisasikan. “Mulut ini sampai berbusa rasanya. Padahal dulu sudah mau dibangun permanen, tahu tahunya dipindahkan ketempat lain,” ungkapnya.

Dengan kondisi jembatan seperti itu, lanjutnya, tidak sedikit motor yang jatuh saat melintas. “Bahkan masyarakat yang hendak melewati juga harus ekstra hati-hati. Karena jembatan tersebut sudah kapur dan bergoyang saat dilalui,” lanjutnya.

“Kami berharap, agar pihak Pemerintah bisa menganggarkannya dengan cepat dan dibangun secara permanen,” tukasnya.

Hal senada juga diucapkan oleh salah satu warga setempat, ia mengatakan bahwa, sejak masuk zaman transmigrasi jembatan ini pernah dibantu oleh Pemerintah tahun 2005 silam. Namun karena sudah lama dan dimakan usia, jembatan tersebut lama lama rusak juga.

“Saya kasihan juga sama anak sekolah dan pengguna jalan yang lain. Jika mau melintas harus keliling dulu lewat tanggul. Selain itu, otomatis perekonomian juga tersendat. Kita nambah ongkos lagi kalau jalan keliling. Padahal jembatan tersebut akses utama menghubungkan kedua RT,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Camat Dendang Amiruddin ketika dikonfirmasi melalui via WhatsApp membenarkan, kalau usulan masyarakat tersebut masuk dalam Musrenbang. “Insya Allah kedepannya akan saya kawal terus usulan masyarakat tersebut. Dan hal ini akan saya koordinasikan dengan pihak Bappeda agar dapat menjadi perioritas ke depannya,” pungkasnya.

Reporter : Sugianto
Editor : Hipni

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here