Catat!!! Bukan Orang Gila, 336 Penyandang Disabilitas di Tanjabtim Ikut Memilih

0
188
Nurkholis Ketua KPU Tanjab Timur

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Berdasarkan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Tanjab Timur, ada 336 penyandang disabilitas yang memiliki hak suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang.

Rinciannya, Tuna Daksa 76 orang, Tuna Netra 61 orang, Tuna Rungu/Wicara 70 orang, Tuna Grahita 61 orang dan disabilitas lainnya 68 orang. Dan sebarannya berada di seluruh Kecamatan di Kabupaten Tanjabtim.

“Sudah disiapkan bilik khusus bagi penyandang disabilitas. Tempat khusus bagi disabilita itu dilakukan agar saat pelaksanaan panitia TPS tidak kebingungan jika ada orang dengan penyandang disabilitas datang ke TPS” ungkap Ketua KPU Tanjab Timur, Nurkholis.

Dijelaskan, pendaftaran penyandang Grahita tersebut sudah tertuang dalam surat KPU RI Nomor 1401 tanggal 30 November 2018 menindak lanjuti surat Banwaslu RI Nomor 1842, tentang pemenuhan hak memilih penyandang Grahita dan pendataan yang telah memenuhi syarat ke daftar pemilih.

Jadi, terkait dengan orang gila yang masuk dalam DPT perlu diluruskan, karena yang menjadi peserta pemilih adalah penyandang tuna Grahita, yaitu individu yang memiliki intelegensi rendah (di bawah rata-rata) dan dinyatakan telah memenuhi syarat.

“Kedua, perlu juga dijelaskan bahwa dari sini sudah kelihatan, bahwa KPU tidak mendata orang gila yang di jalan-jalan. Karena memang bukan begitu prosedur kerjanya. Lagi pula, dalam putusan MK juga sudah dinyatakan bahwa orang dengan Psikosa (gila) yang berciri-ciri hidup menggelandang, makan sembarangan, bersifat asosial, bahkan tidak menyadari keberadaan dirinya sendiri, telah pasti, dengan penalaran yang wajar, tidak akan didaftar sebagai pemilih,” jelasnya. (Rst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here