Bupati Tanjabtim Batalkan Cetak 100 Penghafal Al-Qur’an

0

Muarasabak, Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H Romi Hariyanto membatalkan untuk mencetak 100 Penghafal Al-Quran di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Karena ia berkeinginan, untuk mencetak 1000 penghafal Al-Qur’an. Hal ini diutarakannya langsung saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia Ke-74 di SK 16, Kecamatan Rantau Rasau, beberapa waktu lalu.

Karena itu, selaku Bupati ia memohon dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar niat tersebut bisa tercapai. “Dulu kita punya niat untuk mencetak 100 orang para penghafal Al-Qur’an di seluruh Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Tapi itu kita batalkan, karena kedepannya kita tidak mencetak 100 penghafal Al-Qur’an, namun menjadi 1000 penghafal Al-Qur’an,” kata Bupati langsung disambut dengan tepuk tangan dari masyarakat Rantau Rasau.

Bupati menjelaskan bahwa, program ini sedang dimulai, dan saat ini Tim dari Pemerintah Daerah sedang berkomunikasi dengan Ustadz Adi Hidayat sebagai pihak kerjasamanya.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan meneken MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan yayasan milik Ustadz Adi Hidayat. Dan kita akan kirimkan Ustadz maupun Ulama kita yang sedang semangat sebanyak 100 orang. Target kita, di bulan Februari atau Maret nanti kita sudah mengirimkan 100 orang tersebut,” jelasnya.

Bagi yang berminat, lanjut Bupati, silahkan mendaftar langsung kepada Ustadz As’ad Arsyad atau Ustadz Heri. Untuk biayanya gratis dan akan ditanggung oleh pihak panitia.

Bupati berkeyakinan, bahwa yang belajar di yayasan Ustadz Adi Hidayat tersebut akan hafal Al-Qur’an selama 26 hari kalender. Dan itu sudah dibuktikannya saat menghadiri kegiatan Wisuda anak – anak penghafiz Al-Qur’an di yayasan Ustadz Adi Hidayat belum lama ini. Bahkan waktu itu, ada anak dari Mendahara Tengah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang sedang di Wisuda.

“Kenapa kita kirimkan Ustadz kesana, karena kita mau belajar Metode dari Ustadz Adi Hidayat bagaimana anak – anak supaya cepat hafal Al-Qur’an. Jadi selama 26 hari itu, Insya Allah (bisa),” ucap Bupati merasa yakin.

Kemudian Bupati bercerita, bahwa ada seorang Isteri yang dikirim oleh Suaminya ke yayasan Ustadz Adi Hidayat untuk belajar. Dan si Isterinya, belum dibolehkan pulang kalau belum hafal Al-Qur’an. Bercermin dari itu, Bupati berharap agar 100 orang yang akan berangkat untuk belajar nantinya, juga demikian.

“Dan jika 100 orang ini selesai, maka mereka juga punya kewajiban untuk menyalurkan ilmunya kepada anak – anak Tanjung Jabung Timur yang lainnya,” tegasnya. (Hipni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here