Bawaslu Sayangkan Partai Yang Belum Melaporkan Tim Kampanyenya

0
23
Samsedi Ketua Bawaslu Tanjabtim

Serumpuntimur.com,Muarasabak-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyayangkan, hingga saat ini masih ada partai yang belum melaporkan tim kampanyenya. Padahal, berdasarkan PerKPU no 23,  untuk Tim Kampanye tingkat nasional dan Tim Kampanye tingkat provinsi, satu hari sebelum kampanye sudah melaporkan tim kampanye, begitu juga dengan tim kampanye tingkat kabupaten/kota,  dan Tim Kampanye tingkat kecamatan dan desa untuk melaporkan tim kampanye paling lambat tiga hari menjelang kampanye.

Ketua Bawaslu Tanjabtim Samsedi menuturkan, Bawaslu sangat menyayangkan karena masih adanya partai yang belum melaporkan tim kampanyenya ke KPU. Padahal dalam PerKPU aturan untuk tim kampanye sudah cukup jelas.

“kita cukup menyayangkan, kanapa masih ada partai yang belum melaporkan tim kampanyenya,karena sebagaimana yang kita tahu untuk tim kampanye tersebut yang akan memakainya itu partai politik yang bersangkutan,”ungkap Samsedi

Sampai saat ini, dari data yang dirangkum baru ada 9 partai yang sudah mendaftarkan tim kampanyenya, sementara lima partai lainya sampai saat ini belum juga mendaptarkan tim kampanyenya.

“Padahal,  dengan adanya tim kampanye, akan memberikan kemudahan tersendiri bagi peserta pemilu dalam berkampanye, begitu juga dengan pengawasan yang akan dilakukan akan lebih mudah dilakukan, kalau tidak ada tim kampanyenya bagaimana caleg mau melakukan kampanye, bisa-bisa caleg yang dinaungi partai tersebut melakukan kampanye tanpa ada koordniasi dengan partainya, didalam aturan juga jelas yang menjadi peserta pemilu itu ada tiga yakni, Partai politik, Calon Presiden dan wakilnya serta calon DPD.”tuturnya

Dari hal tersebut dapat disimpulkan kalau caleg-caleg yang ada dihimpun dalam partai poltik. Kalau dibahasakan partai inilah yang menjadi komando yang sedangkan nahkodanya itu adalah caleg caleg. Hal tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.  beda halnya dengan Calon DPD dan Calon Presiden dimana calon presiden tersebut diusung dari gabungan partai politik.

‘’Itu diindikasikan betapa pentingnya pembentukan tim tersebut, sesuai dengan pengertiannya bahwa tim yang bertanggung jawab atas pelaksanaan teknis penyelenggaraan kampanye, itu tertera pada PKPU Nomor  23 tahun 2018 pada poin 23 di pasal 1,’’jelasnya.

Sedangkan pada paragraf 2 pemilu Anggota DPR,DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten kota pasal 12 PKPU 23 tahun 2018 juga dijelaskan pada ayat 3 pendaftaran pelaksana kampanye dilakukan paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan kampanye.

‘’Untuk masa kampanye itu sendiri berdasarkan PKPU Nomor 5 tahun 2018 tentang tahapan,program dan penyelenggaraan pemilu 2019 sebagai  pengganti PKPU N0 7 tahun 2018 itu cukup jelas kampanye dilaksanakan pada tanggal 23 september 2018 sampai 13 April 2019 . dari tanggal 23 september sampai tanggal 13 April 2019 itu dilaksanakan kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran BK,Pemasangan APK, Media sosial, debat dan keggiatan lainnya, sementara untuk kampanye Iklan media massa dan Rapat Umum dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2019 sampai 13 April 2019,’’ Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Tanjabtim Nurkholis menuturkan, terkait pelaporan tim kampanye mereka (peserta pemilu,red) belum wajib lapor, dan yang wajib lapor tim kampanye pilpres. Sementara untuk tim kampnye legislatif,  tiga hari  jelang pelaksanaan.

“kalau pelaporan tim kampanye belum wajib lapor, karena kalau untuk tim kampanye Pilpres satu hari menjelang kampanye baru pelaporan, sedangkan untuk tim kampanye legislatif tiga hari menjelang pelaksanaan kampanye,”ucapnya.(Rst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here