Arie Suryanto Kritik Persoalan Air Bersih di Tanjabtim

0

Muarasabak, Persoalan air bersih selalu menjadi sorotan bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Terlebih disaat memasuki musim kemarau, air bersih tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari.

Menanggapi hal ini, Pemerhati Kebijakan Publik Arie Suryanto kepada media ini, Sabtu (28/9) siang mengatakan bahwa, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten tidak sedikit untuk mengucurkan anggaran pembangunan jaringan air bersih melalui Systim Pengelolaan Air Minum (SPAM). Namun sampai saat ini, fungsi dari pembangunannya ada yang belum berjalan maksimal sebagaimana diharapkan oleh masyarakat.

Ia mencontohkan, dalam pembangunan Systim Pengelolaan Air Minum (SPAM) yang ada di Desa Pemusiran, Kecamatan Nipah Panjang, sampai saat ini tidak beroperasi dengan baik, dan seharusnya, SPAM yang ada di wilayah tersebut mampu memberikan pelayanan air bersih, namun kenyataannya justru masyarakat lebih memilih membuat sumor bor yang kualitasnya lebih baik.

Oleh sebab itu, sebagai salah seorang Pemerhati Kebijakan Publik, ia sangat menyayangkan dan mengkritisi kebijakan masalah pelayanan air bersih tersebut, terutama tidak berfungsinya sejumlah jaringan yang ada, sementara dari tahun 2010 sampai saat ini, sudah puluhan milyar rupiah dianggarkan untuk program SPAM tersebut.

“Artinya, anggaran yang dikucurkan tidak seimbang dengan azaz manfaat yang ada, sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi Dinas Pemukiman dan Perumahan (Perkim) bidang pengelolaan air bersih,” tegasnya.

Kemudian Arie Suryanto berharap, agar persoalan ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah. Sehingga kedepannya, persoalan air bersih ini tidak lagi menjadi bahan kegelisahan masyarakat.

“Selain itu, saya mohon kepada aparat penegak hukum untuk serius melakukan penyelidikan, dan apabila ada indikasi penyimpangan, hendaknya dapat di tindaklanjuti, terutama masalah SPAM yang ada di Desa Pemusiran, karena di nilai telah menyengsarakan masyarakat,” harapnya.

Reporter : Sugianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here