279 Penerima PKH Tanjabtim Dihapus

0

Muarasabak, Jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), menurun. Dari 7.322 jumlah penerima PKH pada tahun 2019 lalu, di tahun ini menjadi 7.043 penerima. Artinya ada sebanyak 279 penerima PKH yang dihapus.

Kepala Dinas Sosial, M. Ridwan ketika dikonfimasi mengatakan, ada beberapa indikator menurunnya angka penerima PKH tahun 2020. Mulai dari mengundurkan diri karena merasa mampu, berubahnya kriteria penerima dan sudah tidak termasuk dalam Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS). “Ini lah kenapa angka penerima program PKH di Tanjabtim menurun,” katanya.

Dengan menurunnya angka penerima PKH tahun 2020 ini, membuktikan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Tanjabtim setiap tahunnya mengalami penurunan. “Artinya, rata-rata kesejahtraan ekonomi warga di Tanjabtim mengalami peningkatan,” sebutnya.

Sementara itu, demi memastikan PKH di Tanjabtim tepat sasaran, maka pihaknya akan terus melakukan verifikasi keluarga miskin. Sehingga program ini benar-benar tepat sasaran.

Seperti diketahui, penerima bantuan PKH merupakan keluarga miskin dengan kategori dan besaran bantuan yang bervariasi. Kategori dan besaran bantuan PKH ditentukan berdasarkan Peraturan Mensos RI, diantaranya ibu hamil akan memperoleh bantuan sebesar Rp 3 juta per tahun, anak usia dini Rp 3 juta per tahun, anak SD Rp 900 ribu per tahun, siswa SMP Rp 1,5 juta per tahun, SMA Rp 2 juta per tahun, disabilitas berat Rp 2,4 juta per tahun dan lanjut usia di atas 70 tahun Rp 2,4 juta per tahun.

“Jadi PKH ini diberikan kepada keluarga miskin yang memiliki ibu hamil, anak yang bersekolah, penyandang disabilitas dan orang lanjut usia diatas 70 tahun,” tukasnya. (ST)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here