‎Penanaman 800 Ha Kedelai di Berbak Tertunda, Ada Apa???

0
232
MUARASABAK- Meski telah diproyeksikan, penanaman Kedelai diatas 800 Hektar lahan di Kecamatan Berbak, belum dilakukan. Penyebabnya, lahan yang akan ditanami masih tergenang air luapan sungai Batanghari.
Suswianto, Camat Kecamatan Berbak mengatakan, penanaman baru dapat dilakukan setelah setelah air pasang surut, dengan sistem budidaya jenuh air.”setelah genangan air surut kita langsung lakukan penanaman dengan melibatkan Petani, Kelompok tani, Penyuluh Lapangan dan pendamping dari Provinsi dan IPB,”ungkapnya.
Dijelaskan, program tanam kedelai ini menjadi satu dari tiga unsur jenis tanaman untuk meningkatkan produksi pangan, selain padi dan jagung. Makanya, setelah petani menanam padi. Petani di Kecamatan Berbak, langsung mendapat proyeksi untuk tanaman Kedelai Sistem Budidaya Jenuh Air, seluas 800 hektar.
Secara umum, panen padi di Kecamatan Berbak telah selasai. Untuk itu, agar tidak terjadi kekosongan bercocok tanam, petani mendapat program tanam kedelai dari pemerintah. Program tanam Kedelai sistem Budidaya Jenuh Air ini akan ditanam di Daerah Penganyut, Kelurahan Simpang dan Desa Rantau Makmur.”memang kita, Kecamatan Berbak dipercaya untuk pengembangan kedelai sistem Budidaya Jenuh Air. Dan tahun ini Pemerintah mengalokasikan benih kedelai dilahan seluas 800 hektar,”tandasnya.(Rst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here